Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaDAERAHAnak di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua, Pemkab dan Polres...

Anak di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua, Pemkab dan Polres Bergerak Cepat Beri Bantuan

sekitarkaltim.com – Kisah seorang anak di Kapanewon Panggang yang harus menghentikan pendidikan formalnya demi merawat kedua orang tuanya yang sakit memantik perhatian luas dari masyarakat. Respons cepat pun ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah bersama kepolisian setempat dengan mendatangi langsung kediaman keluarga tersebut di Padukuhan Jeruken, Kalurahan Girisekar, pada Minggu, 15 Maret 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih bersama Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi keluarga yang tengah mengalami kesulitan. Kehadiran mereka tidak hanya untuk memastikan kondisi keluarga, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gunungkidul menegaskan bahwa institusi kepolisian memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang sedang mengalami situasi sulit. Ia menjelaskan bahwa pihaknya turut memberikan pendampingan psikologis atau trauma healing kepada anak tersebut agar semangatnya untuk melanjutkan kehidupan dan pendidikan dapat kembali tumbuh. Selain itu, tim medis dari kepolisian juga disiagakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala terhadap kedua orang tua dan anggota keluarga lainnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan berbagai persoalan sosial yang membutuhkan penanganan cepat melalui layanan pengaduan 110 atau dengan berkoordinasi langsung dengan kantor kepolisian terdekat. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat respons terhadap berbagai kondisi darurat yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menangani kasus tersebut. Ia meminta agar seluruh pihak terkait bergerak cepat, khususnya dalam berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama agar anak tersebut dapat kembali melanjutkan pendidikannya tanpa hambatan.

Selain aspek pendidikan, perhatian juga diberikan pada penyaluran bantuan sosial. Meskipun keluarga tersebut telah terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bupati menginstruksikan agar petugas melakukan layanan jemput bola. Hal ini dinilai penting mengingat kondisi kesehatan kedua orang tua yang tidak memungkinkan untuk mengakses layanan secara langsung.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kapolres Gunungkidul juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa satu unit sepeda, perlengkapan sekolah seperti tas dan sepatu, kebutuhan pokok, serta perlengkapan rumah tangga seperti kasur. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus mendukung anak tersebut agar dapat kembali menata masa depannya melalui pendidikan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments