sekitarkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) segera mengoperasikan gedung ekonomi kreatif (ekraf) yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong. Fasilitas ini ditargetkan mulai dimanfaatkan dalam waktu dekat sebagai ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif, khususnya kalangan muda di wilayah tersebut.
Kesiapan gedung tersebut terungkap saat jajaran Pemkab Kukar melakukan peninjauan langsung pada Selasa pagi, 31 Maret 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari proses pemeriksaan bersama terkait mutasi aset dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) ke Dinas Pariwisata Kukar, yang nantinya akan mengelola operasional gedung secara penuh.
Dari hasil peninjauan, pembangunan fisik gedung dilaporkan telah rampung sepenuhnya. Pihak Dinas PU Kukar melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Muhammad Jamil, mengindikasikan bahwa progres pembangunan telah mencapai tahap akhir dengan kondisi bangunan yang sudah siap digunakan. Saat ini, proses yang masih berjalan lebih difokuskan pada penyelesaian administrasi serta pendataan aset secara menyeluruh.
Pendataan tersebut mencakup penyesuaian data dari tahun-tahun sebelumnya hingga pembaruan terkini, yang dikoordinasikan bersama bagian aset agar seluruh pencatatan terintegrasi dengan baik. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan legalitas dan kejelasan status aset sebelum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah kekurangan minor yang akan disempurnakan seiring berjalannya waktu. Pemerintah daerah menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan menghambat pemanfaatan awal gedung oleh komunitas kreatif.
Ke depan, pengelolaan gedung ekraf akan sepenuhnya berada di bawah Dinas Pariwisata Kukar. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus, menyampaikan bahwa gedung ini dirancang sebagai ruang bersama yang inklusif untuk berbagai aktivitas kreatif. Ia menilai keberadaan fasilitas ini dapat menjadi wadah produktif bagi generasi muda di Tenggarong untuk menyalurkan ide dan karya.
Dalam tahap pengembangan selanjutnya, pemerintah juga akan melengkapi berbagai fasilitas penunjang di dalam gedung. Fasilitas tersebut meliputi studio musik, ruang komunitas seni dan teater, hingga studio film atau mini studio yang diharapkan mampu mendukung beragam kebutuhan komunitas kreatif.
Selain itu, aspek interior dan sistem keamanan gedung juga menjadi perhatian untuk memastikan kenyamanan serta keselamatan pengguna. Dengan fasilitas yang memadai, pemerintah optimistis gedung ini tidak hanya menjadi infrastruktur fisik semata, tetapi juga mampu menghadirkan aktivitas kreatif yang berkelanjutan setiap harinya.
Pemkab Kukar menargetkan gedung ekonomi kreatif ini dapat dimanfaatkan secara optimal dalam tahun 2026 sebagai pusat pengembangan kreativitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas di daerah. Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya komunitas kreatif, untuk bersama-sama memanfaatkan dan menghidupkan fasilitas tersebut demi kemajuan daerah.




