sekitarkaltim.com – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan rangkaian pertandingan penuh drama pada 1-2 Juli 2026 waktu setempat. Tiga negara unggulan, yakni Inggris, Belgia, dan Amerika Serikat, berhasil mengamankan tiket menuju babak 16 besar setelah melalui pertandingan yang tidak mudah. Masing-masing tim harus menghadapi tekanan besar, mulai dari tertinggal lebih dulu, bermain dengan 10 orang, hingga memastikan kemenangan pada menit-menit terakhir pertandingan.
Keberhasilan ketiga negara tersebut semakin melengkapi daftar tim yang lolos ke fase gugur berikutnya. Inggris akan menghadapi tuan rumah Meksiko pada babak 16 besar, sementara Belgia dijadwalkan bertemu Amerika Serikat dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit.
Inggris menjadi tim pertama yang memastikan langkah ke babak 16 besar usai menaklukkan Republik Demokratik Kongo dengan skor 2-1. Pertandingan berlangsung dramatis setelah wakil Afrika itu mampu mengejutkan The Three Lions melalui gol cepat Brian Cipenga saat laga baru berjalan tujuh menit.
Keunggulan RD Kongo bertahan cukup lama dan membuat Inggris kesulitan membongkar pertahanan lawan. Tim asuhan Gareth Southgate terus meningkatkan intensitas serangan sepanjang babak kedua hingga akhirnya sang kapten Harry Kane tampil sebagai pembeda. Penyerang andalan Inggris itu mencetak gol penyeimbang pada menit ke-75 sebelum kembali membobol gawang lawan pada menit ke-86 untuk memastikan kemenangan comeback sekaligus mengantarkan negaranya melaju ke babak 16 besar.
Drama yang bahkan lebih menegangkan terjadi saat Belgia menghadapi Senegal. De Rode Duivels sempat berada di ambang eliminasi setelah tertinggal dua gol hingga memasuki lima menit terakhir waktu normal. Senegal lebih dahulu unggul melalui gol Habib Diarra dan Ismaïla Sarr yang membuat Belgia berada dalam tekanan besar.
Namun, semangat pantang menyerah diperlihatkan skuad Belgia pada penghujung pertandingan. Romelu Lukaku memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86 sebelum Youri Tielemans menyamakan kedudukan tiga menit berselang. Skor imbang 2-2 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Momentum kebangkitan Belgia akhirnya mencapai puncaknya pada menit ke-126 ketika Tielemans kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis 3-2 sekaligus membawa Belgia mengamankan satu tempat di babak 16 besar setelah melewati salah satu pertandingan paling menegangkan sejauh fase gugur berlangsung.
Sementara itu, tuan rumah Amerika Serikat juga sukses melanjutkan perjalanan mereka setelah menundukkan Bosnia & Herzegovina dengan skor 2-0. Tim asuhan Mauricio Pochettino tampil dominan sejak awal pertandingan dan membuka keunggulan melalui Folarin Balogun tepat sebelum turun minum.
Meski demikian, pertandingan berubah menjadi ujian berat setelah Balogun menerima kartu merah pada awal babak kedua. Bermain dengan 10 orang tidak membuat Amerika Serikat kehilangan organisasi permainan. Justru kedisiplinan lini pertahanan dan efektivitas serangan balik menjadi kunci keberhasilan mereka menjaga keunggulan.
Amerika Serikat akhirnya memastikan kemenangan melalui tendangan bebas indah Malik Tillman pada menit ke-82. Gol tersebut sekaligus mengunci skor 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan langkah tuan rumah menuju babak 16 besar.
Hasil pertandingan ini menghadirkan dua laga menarik pada fase berikutnya. Inggris akan menghadapi Meksiko yang berstatus sebagai salah satu tuan rumah turnamen, sedangkan Belgia akan bertarung melawan Amerika Serikat dalam duel yang diperkirakan berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama menunjukkan mental kuat saat melewati babak 32 besar.
Dengan semakin sedikitnya tim yang tersisa di Piala Dunia 2026, persaingan menuju perempat final dipastikan akan semakin sengit. Inggris, Belgia, dan Amerika Serikat kini membawa modal kepercayaan diri tinggi setelah berhasil melewati laga penuh tekanan dan membuktikan kemampuan mereka bangkit dalam situasi sulit.
