
MUSIBAH – Musibah kapal tenggelam kembali terjadi di perairan Sungai Mahakam. Kali ini menimpa KM Dahliya F3, kapal pengangkut penumpang dan barang tujuan Samarinda–Long Bagun, Mahakam Ulu. Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (12/2/2026) sore, sekitar pukul 16.00–17.00 Wita, di kawasan Ulak Besar, Desa Rantau Hempang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.
Berdasarkan informasi berhasil dihimpun, muatan berat diduga menjadi pemicu utama musibah itu. Kapal mengangkut sekitar 40 ton sembako dan 7 unit sepeda motor. Muatan menumpuk di dek bawah menyebabkan kapal oleng, lalu miring dan akhirnya air masuk ke lambung kapal.
“Kondisi arus Sungai Mahakam sedang cukup deras. Saat kapal oleng, keseimbangan tidak bisa dikendalikan. Dalam waktu singkat kapal langsung miring dan tenggelam,” ujar seorang saksi mata di lokasi.
Beruntung, seluruh penumpang dan awak kapal selamat. Total terdapat 30 penumpang dewasa dan 6 anak-anak, serta sejumlah awak kapal saat kejadian. Proses evakuasi dilakukan secara cepat oleh warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut. Dibantu personel gabungan Polsek dan Koramil Muara Kaman, Satuan Polairud Polres Kukar, Basarnas, serta petugas pemadam kebakaran setempat.
“Semua penumpang berhasil dievakuasi ke pinggir sungai. Tidak ada korban jiwa, namun barang-barang bawaan penumpang dan muatan sembako, dipastikan tenggelam bersama badan kapal,” kata Kapolsek Muara Kaman, IPTU Gede Wijaya kepada wartawan.
Hingga malam, badan kapal KM Dahliya F3 masih berada di dasar sungai. Proses evakuasi kapal itu belum dapat dilakukan karena terkendala kedalaman dan kondisi arus air cukup deras. Petugas telah mendata para penumpang serta pemeriksaan kepada awak kapal maupun nahkoda, terkait kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.
Terkait insiden tersebut, masyarakat berharap pemerintah lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap kapal-kapal barang dan penumpang yang melintas di Sungai Mahakam. Mengingat jalur ini merupakan urat nadi transportasi masyarakat di pedalaman Kaltim. *and