sekitarkaltim.com – Tim nasional Jerman langsung menunjukkan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia FIFA 2026 setelah meraih kemenangan telak 7-1 atas Curacao pada laga pembuka Grup E yang berlangsung di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat. Sementara itu, pada pertandingan lain di grup yang sama, Pantai Gading berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menundukkan Ekuador dengan skor tipis 1-0 lewat gol dramatis di penghujung laga.
Jerman membuka keunggulan cepat saat pertandingan baru berjalan enam menit melalui Felix Nmecha yang memanfaatkan umpan Florian Wirtz. Curacao sempat memberikan kejutan ketika Livano Comenencia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-21. Gol tersebut menjadi catatan bersejarah karena merupakan gol pertama Curacao sepanjang partisipasi mereka di ajang Piala Dunia.
Namun setelah itu, dominasi Die Mannschaft tidak terbendung. Nico Schlotterbeck mengembalikan keunggulan Jerman menjelang akhir babak pertama sebelum Kai Havertz memperbesar skor melalui tendangan penalti pada masa tambahan waktu. Memasuki babak kedua, Jerman semakin agresif dengan tambahan gol dari Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav. Havertz kemudian melengkapi penampilan gemilangnya dengan gol kedua pada menit ke-88 untuk memastikan kemenangan meyakinkan 7-1.
Secara statistik, Jerman tampil jauh lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 65 persen dan menghasilkan 26 tembakan, termasuk 11 yang mengarah tepat ke gawang. Curacao hanya mampu melepaskan enam percobaan dengan dua di antaranya tepat sasaran.
Selain pesta gol, pertandingan ini juga menghadirkan sejumlah catatan menarik. Manuel Neuer yang tampil sebagai penjaga gawang Jerman resmi menjadi pemain tertua negaranya yang pernah bermain di turnamen besar pada usia 40 tahun 79 hari. Laga tersebut juga mempertemukan dua pelatih dengan rentang usia paling jauh dalam sejarah Piala Dunia, yakni Dick Advocaat yang menangani Curacao pada usia 78 tahun dan Julian Nagelsmann yang menukangi Jerman pada usia 38 tahun.
Sementara itu, duel Pantai Gading melawan Ekuador berlangsung jauh lebih ketat. Ekuador sebenarnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan dan beberapa kali nyaris membuka keunggulan. Peluang dari John Yeboah dan Alan Minda di babak pertama hanya membentur mistar gawang, membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim saling menciptakan peluang berbahaya. Enner Valencia hampir membawa Ekuador unggul, tetapi tendangannya kembali digagalkan tiang gawang. Pantai Gading juga memperoleh kesempatan emas melalui Elye Wahi yang bernasib serupa setelah sepakannya membentur mistar.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir tanpa pemenang, Pantai Gading justru berhasil mencuri kemenangan pada menit ke-90. Wilfried Singo melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan tenang oleh Amad Diallo. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan 1-0 sekaligus mengamankan tiga poin berharga bagi wakil Afrika tersebut.
Berdasarkan statistik resmi pertandingan, Pantai Gading dan Ekuador tampil cukup seimbang dalam penguasaan bola dengan perbandingan 49 persen berbanding 51 persen. Pantai Gading lebih unggul dalam jumlah tembakan dengan 16 percobaan, sedangkan Ekuador mencatatkan 10 tembakan sepanjang laga.
Hasil pertandingan pertama Grup E membuat Jerman memimpin klasemen sementara dengan tiga poin dan selisih gol yang sangat besar. Pantai Gading berada di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama. Ekuador menempati peringkat ketiga tanpa poin, sementara Curacao berada di dasar klasemen setelah mengalami kekalahan telak pada laga pembuka mereka.
