sekitarkaltim.com – Ketegangan menjelang Piala Dunia 2026 semakin terasa dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi fisik para pemain bintang dunia. Dengan waktu kurang dari dua bulan sebelum turnamen dimulai pada 11 Juni di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, ancaman cedera menjadi faktor krusial yang dapat menentukan peluang tampil di ajang sepak bola terbesar tersebut.
Sejumlah pemain mulai bertumbangan di fase akhir kompetisi klub. Wonderkid Brasil, Estevao, menjadi salah satu sorotan setelah mengalami cedera serius saat membela Chelsea dalam laga melawan Manchester United pada awal April. Kondisinya disebut sangat terpukul saat meninggalkan lapangan, dan hasil pemeriksaan medis menunjukkan cedera hamstring tingkat berat yang membuat peluangnya tampil di Piala Dunia menjadi sangat kecil.
Situasi serupa juga dialami gelandang muda Xavi Simons yang mengalami cedera lutut parah saat memperkuat Tottenham Hotspur. Dalam pernyataannya, ia menggambarkan kondisi tersebut sebagai pukulan besar karena impian tampil di Piala Dunia dipastikan sirna. Cedera yang terjadi di momen krusial seperti ini memang menjadi ancaman nyata, mengingat waktu pemulihan yang semakin terbatas.
Kekhawatiran tidak hanya menyasar pemain muda, tetapi juga bintang papan atas dunia. Kylian Mbappe dilaporkan mengalami masalah hamstring saat membela Real Madrid, sementara Mohamed Salah menghadapi kondisi serupa bersama Liverpool. Meski keduanya masih memiliki peluang untuk pulih tepat waktu, tim medis akan terus memantau perkembangan mereka secara ketat.
Di Spanyol, Lamine Yamal juga menambah daftar pemain yang diragukan tampil setelah mengalami cedera paha yang memaksanya absen di fase penting La Liga bersama Barcelona. Kondisi ini semakin mempertegas betapa rentannya pemain terhadap cedera di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Beberapa pemain bahkan dipastikan harus mengubur impian tampil di Piala Dunia. Rodrygo menjadi salah satu yang paling disorot setelah mengalami cedera ligamen lutut (ACL) yang serius. Ia disebut menggambarkan momen tersebut sebagai salah satu hari terburuk dalam hidupnya. Nasib serupa dialami Hugo Ekitike yang mengalami cedera Achilles dan diperkirakan harus menepi selama beberapa bulan, serta Serge Gnabry yang juga dipastikan absen akibat cedera otot.
Selain itu, sejumlah pemain lain masih berada dalam kondisi tidak pasti. Kai Havertz dan Eberechi Eze mengalami masalah otot dalam pertandingan yang sama, sementara Cristian Romero juga menghadapi ancaman absen akibat cedera yang belum sepenuhnya pulih. Seluruhnya kini berpacu dengan waktu untuk mendapatkan kondisi terbaik sebelum batas akhir penentuan skuad.
Meski demikian, format baru Piala Dunia 2026 memberikan sedikit harapan. Dengan peningkatan jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim, turnamen akan berlangsung lebih panjang dengan total durasi sekitar 38 hari. Setiap tim juga diperbolehkan membawa hingga 26 pemain, sehingga membuka peluang bagi pemain yang belum sepenuhnya pulih untuk tetap masuk dalam skuad.
Kondisi ini memberi fleksibilitas bagi pelatih dalam melakukan rotasi dan mengatur kebugaran pemain selama turnamen berlangsung. Bahkan, peluang bagi pemain yang sedang dalam masa pemulihan untuk kembali tampil di fase tertentu masih terbuka, mengingat hanya sebagian kecil tim yang tersingkir di fase awal.
Namun, situasi ini tetap menyisakan ketidakpastian. Jadwal padat di level klub menjelang akhir musim membuat risiko cedera meningkat secara signifikan, sementara waktu pemulihan semakin sempit. Dengan kondisi tersebut, setiap keputusan terkait kebugaran pemain akan menjadi sangat menentukan dalam perjalanan tim di Piala Dunia 2026.




