Rabu, Oktober 7, 2026
spot_img
BerandaLIFESTYLEBarang-Barang di Rumah yang Sebaiknya Rutin Dibersihkan

Barang-Barang di Rumah yang Sebaiknya Rutin Dibersihkan

sekitarkaltim.com – Menjaga kebersihan rumah bukan hanya membuat hunian terlihat rapi, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Debu, kotoran, sisa makanan, hingga bakteri dapat menumpuk di berbagai sudut rumah tanpa disadari. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi tersebut dapat memicu bau tidak sedap, munculnya jamur, hingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti alergi dan penyakit akibat kuman. Oleh karena itu, ada beberapa barang dan area di rumah yang sebaiknya dibersihkan secara rutin agar tetap higienis dan nyaman digunakan.

1. Gagang Pintu dan Sakelar Lampu
Gagang pintu serta sakelar lampu merupakan benda yang paling sering disentuh setiap hari. Sayangnya, kedua benda ini juga sering luput dari perhatian saat membersihkan rumah. Padahal, permukaannya dapat menjadi tempat berpindahnya berbagai bakteri dan virus dari tangan. Membersihkannya menggunakan kain yang dibasahi cairan pembersih atau disinfektan setidaknya beberapa kali dalam seminggu dapat membantu menjaga kebersihannya.

2. Meja Makan dan Meja Dapur
Permukaan meja makan dan meja dapur sering terkena sisa makanan, minyak, maupun cipratan air. Jika tidak segera dibersihkan, bakteri dapat berkembang dengan cepat, terutama pada area yang lembap. Biasakan membersihkan kedua meja tersebut setiap selesai digunakan agar tetap higienis dan aman untuk mengolah maupun menyajikan makanan.

3. Spons Cuci Piring
Meski digunakan untuk membersihkan peralatan makan, spons justru menjadi salah satu benda yang paling banyak mengandung bakteri karena selalu lembap. Spons sebaiknya dicuci hingga bersih setelah digunakan, dikeringkan, dan diganti secara berkala apabila mulai rusak atau mengeluarkan bau tidak sedap.

4. Kamar Mandi
Kloset, wastafel, keran air, hingga lantai kamar mandi perlu dibersihkan secara rutin. Lingkungan yang lembap dapat mempercepat pertumbuhan jamur dan bakteri. Membersihkan kamar mandi setidaknya satu hingga dua kali dalam seminggu akan membantu menjaga kebersihan sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit.

5. Tempat Sampah
Mengosongkan tempat sampah saja belum cukup. Bagian dalam dan luar tempat sampah juga perlu dicuci secara berkala karena sisa cairan dan kotoran dapat menimbulkan bau serta menjadi tempat berkembangnya bakteri. Setelah dicuci, pastikan tempat sampah benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

6. Seprai, Sarung Bantal, dan Selimut
Tempat tidur menjadi lokasi berkumpulnya keringat, sel kulit mati, debu, hingga tungau. Agar kualitas tidur tetap terjaga dan risiko alergi berkurang, seprai dan sarung bantal sebaiknya dicuci minimal seminggu sekali. Selimut juga perlu dibersihkan secara berkala sesuai dengan intensitas penggunaannya.

7. Kipas Angin dan Filter AC
Debu yang menumpuk pada kipas angin maupun filter pendingin ruangan dapat mengurangi kualitas udara di dalam rumah. Selain membuat perangkat bekerja kurang optimal, debu tersebut juga dapat terhirup oleh penghuni rumah. Bersihkan baling-baling kipas dan filter AC sesuai jadwal perawatan agar udara tetap bersih.

8. Lantai Rumah
Lantai menjadi tempat berkumpulnya debu, pasir, rambut, hingga kotoran yang terbawa dari luar rumah. Menyapu dan mengepel lantai secara rutin akan membuat rumah terasa lebih bersih, nyaman, dan mengurangi risiko penyebaran kuman.

9. Remote TV, Keyboard, dan Mouse
Perangkat elektronik yang sering disentuh juga berpotensi menjadi sarang bakteri. Bersihkan permukaan remote, keyboard, dan mouse menggunakan kain lembut atau tisu khusus elektronik agar tetap higienis tanpa merusak perangkat.

10. Kulkas
Bagian dalam kulkas perlu dibersihkan secara berkala untuk menghilangkan sisa makanan, tumpahan cairan, maupun bau tidak sedap. Selain menjaga kualitas makanan, kebersihan kulkas juga membantu mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri yang dapat mencemari bahan makanan lainnya.

Menjadikan kegiatan membersihkan rumah sebagai rutinitas tidak harus dilakukan sekaligus dalam satu hari. Anda dapat membuat jadwal harian atau mingguan agar setiap area rumah tetap terawat tanpa terasa melelahkan. Dengan kebersihan yang terjaga, rumah tidak hanya terlihat lebih rapi, tetapi juga menjadi lingkungan yang lebih sehat dan nyaman untuk seluruh anggota keluarga.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments