Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaDAERAHSinergi Kemenag dan MUI, Pembinaan Remaja di Kukar Fokus pada Moral dan...

Sinergi Kemenag dan MUI, Pembinaan Remaja di Kukar Fokus pada Moral dan Karakter

sekitarkaltim.com – Upaya membangun generasi muda yang berkarakter dan berakhlak terus digencarkan melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dan Pembinaan Moral Remaja (PMR) yang digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kutai Kartanegara pada 8, 9, dan 14 April 2026. Program ini merupakan bagian dari agenda Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur yang dilaksanakan secara bertahap di seluruh kabupaten dan kota, termasuk melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Bangun.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara penghulu dan penyuluh agama dari Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bangun. Sekitar 90 pelajar terlibat aktif dalam program ini yang dirancang untuk memperkuat karakter, meningkatkan keimanan, serta memberikan bekal moral kepada remaja dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks.

Kepala KUA Kota Bangun, H. Mulkan Wahyudi, bersama sejumlah pemateri turut memberikan pembekalan kepada para peserta. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam membina generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai agama. Pembinaan sejak usia sekolah dinilai sangat penting agar remaja memiliki ketahanan moral dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai isu krusial yang dekat dengan kehidupan remaja, seperti dampak pernikahan dini, pentingnya membentuk karakter yang beriman dan berakhlak, serta upaya menjaga fitrah diri di tengah perkembangan zaman. Selain itu, peserta juga diajak untuk memahami berbagai persoalan moral yang kini kerap muncul di kalangan remaja, sehingga mereka mampu mengambil sikap yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, suasana interaktif terlihat dalam setiap sesi. Para pelajar tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi juga aktif berdiskusi dan menyampaikan pandangan terkait permasalahan yang mereka hadapi. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti rangkaian pembinaan tersebut.

Program ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga ruang refleksi bagi para pelajar untuk memperkuat nilai-nilai keimanan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Diharapkan, nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat diimplementasikan secara konsisten sehingga mampu membentuk pribadi yang tangguh dan berintegritas.

Melalui pelaksanaan BRUS dan PMR ini, sinergi antara lembaga keagamaan, dunia pendidikan, dan masyarakat diharapkan semakin solid dalam membina generasi muda. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik di Kutai Kartanegara dengan menghadirkan generasi yang kuat secara mental, spiritual, dan sosial.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments