Rabu, Oktober 7, 2026
spot_img
BerandaINTERNASIONALLa Roja Juara Piala Dunia 2026, Ferran Torres Cetak Gol Penentu Kemenangan...

La Roja Juara Piala Dunia 2026, Ferran Torres Cetak Gol Penentu Kemenangan Spanyol atas Argentina

sekitarkaltim.com – Spanyol akhirnya kembali berdiri di puncak sepak bola dunia setelah menjuarai Piala Dunia 2026. La Roja memastikan gelar juara usai menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada partai final yang berlangsung di Stadion New York–New Jersey, East Rutherford, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) dini hari WIB. Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 menjadi penentu kemenangan sekaligus mengantarkan Spanyol meraih trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah terakhir kali menjadi juara pada 2010.

Final mempertemukan dua tim yang tampil impresif sepanjang turnamen. Spanyol datang dengan kepercayaan diri tinggi berbekal permainan menyerang yang konsisten, sedangkan Argentina berambisi mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya. Pertemuan kedua tim pun berlangsung sesuai prediksi dengan tensi tinggi sejak menit pertama.

Spanyol tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus berusaha membongkar pertahanan rapat Argentina melalui kombinasi umpan pendek yang cepat. Di sisi lain, Argentina memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan transisi cepat saat mendapatkan kesempatan melakukan serangan balik. Strategi tersebut membuat pertandingan berjalan sengit, sementara kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar mampu mengubah papan skor.

Memasuki babak kedua, Spanyol semakin meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun penampilan disiplin lini belakang Argentina dan aksi penyelamatan Emiliano Martínez membuat gawang Albiceleste tetap aman. Argentina juga beberapa kali mengancam lewat serangan balik, tetapi kokohnya pertahanan Spanyol membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol. Hingga 90 menit waktu normal berakhir, skor masih bertahan 0-0 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Momentum pertandingan berubah tepat menjelang babak tambahan dimulai. Gelandang Argentina, Enzo Fernández, harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua pada penghujung waktu normal. Keputusan wasit tersebut membuat Argentina kehilangan satu pemain dan terpaksa menjalani seluruh babak extra time dengan hanya sepuluh orang.

Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Spanyol untuk meningkatkan tekanan. La Roja lebih leluasa menguasai jalannya pertandingan, sementara Argentina semakin dipaksa bertahan demi menutup setiap celah yang dimanfaatkan lawannya. Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-106 ketika Ferran Torres berhasil menyelesaikan umpan Nico Williams menjadi gol yang memecah kebuntuan. Tendangan penyerang Spanyol itu gagal diantisipasi Emiliano Martínez dan membawa La Roja unggul 1-0.

Dalam sisa waktu pertandingan, Argentina berusaha bangkit meski bermain dengan sepuluh pemain. Tim asuhan Lionel Scaloni tetap berupaya mencari gol penyeimbang melalui sejumlah serangan langsung, namun lini pertahanan Spanyol tampil sangat disiplin hingga tidak memberikan ruang bagi Albiceleste untuk menciptakan peluang berbahaya. Setelah peluit panjang dibunyikan wasit Slavko Vinčić, skor 1-0 tetap bertahan dan memastikan Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.

Gelar tersebut menjadi pencapaian besar bagi generasi baru Spanyol di bawah asuhan Luis de la Fuente. Setelah menunggu selama 16 tahun sejak keberhasilan mereka di Afrika Selatan pada 2010, La Roja kembali mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia. Sepanjang turnamen, Spanyol menunjukkan performa yang konsisten dengan perpaduan penguasaan bola yang efektif, organisasi permainan yang rapi, dan pertahanan yang sulit ditembus.

Sementara itu, Argentina harus mengubur impian mempertahankan gelar juara dunia. Meski gagal membawa pulang trofi, perjalanan Albiceleste hingga mencapai final tetap menjadi bukti kualitas mereka sebagai salah satu tim terbaik dunia. Namun, kartu merah Enzo Fernández menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan dan akhirnya membuka jalan bagi Spanyol untuk memastikan kemenangan bersejarah di final Piala Dunia 2026.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments