Selasa, April 28, 2026
spot_img
BerandaDAERAHPerahu Muatan Sawit Karam di Sungai Belayan, Warga Kukar Dilaporkan Hilang

Perahu Muatan Sawit Karam di Sungai Belayan, Warga Kukar Dilaporkan Hilang

sekitarkaltim.com – Aktivitas mengangkut hasil panen kelapa sawit di Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar), berujung petaka. Seorang pria bernama Heriyadi (39), warga Desa Genting Tanah, dilaporkan hilang setelah perahu ces yang digunakannya karam di Sungai Belayan, Sabtu (25/4/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WITA saat korban bersama rekannya, Andiansyah, tengah menyeberangkan buah sawit menggunakan perahu ces di perairan Sungai Belayan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya sebelumnya sudah dua kali berhasil melakukan penyeberangan tanpa kendala berarti.

Namun nahas, pada penyeberangan ketiga, perahu yang mereka gunakan mengalami kebocoran di tengah sungai. Saat itu, perahu diketahui membawa muatan sekitar 200 kilogram buah sawit. Kondisi yang mendadak membuat situasi menjadi panik hingga akhirnya perahu karam.

Andiansyah yang berada di perahu berhasil menyelamatkan diri dan mencapai tepian sungai. Sementara Heriyadi diduga tenggelam dan tidak sempat muncul ke permukaan. Rekan korban yang selamat kemudian segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Kasi Trantib Kecamatan Kembang Janggut, Rifani, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihak kecamatan bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Koordinasi juga dilakukan dengan Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, BPBD Kukar, serta tim SAR guna mempercepat proses pencarian korban. Tim gabungan dikerahkan untuk menyisir area sekitar Sungai Belayan, terutama di titik lokasi perahu karam.

Hingga sore hari sekitar pukul 17.00 WITA, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus berlangsung. Aparat setempat menyebutkan, apabila kondisi lapangan tidak memungkinkan, pencarian akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan dukungan personel SAR yang lebih lengkap.

Insiden ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di jalur sungai untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat membawa muatan berat. Sungai Belayan yang menjadi jalur transportasi warga setempat memang kerap digunakan untuk mengangkut hasil kebun maupun aktivitas harian lainnya.

Pihak terkait berharap korban dapat segera ditemukan, sementara keluarga dan warga sekitar masih menanti kabar dari tim pencarian yang terus bekerja di lokasi kejadian.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments