sekitarkaltim.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pendekatan yang lebih humanis dan responsif kepada masyarakat. Salah satu langkah nyata yang kini dijalankan adalah program “Polantas Menyapa”, sebuah inovasi pelayanan yang dirancang untuk mempercepat proses administrasi kendaraan sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga.
Program tersebut dijalankan secara rutin setiap hari kerja mulai Senin hingga Sabtu di lingkungan pelayanan Satlantas Polres Kukar. Kehadiran petugas tidak lagi hanya berfokus di balik meja pelayanan, tetapi juga langsung menyambut masyarakat sejak pertama kali datang untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi kendaraan, seperti perpanjangan surat-surat maupun keperluan lainnya.
Kasat Lantas Polres Kutai Kartanegara, Ahmad Fandoli, menjelaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen institusinya dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Menurutnya, Polantas Menyapa dilaksanakan secara konsisten agar setiap warga yang datang dapat memperoleh pendampingan yang jelas, cepat, dan transparan tanpa merasa kebingungan.
Ia menuturkan bahwa petugas secara aktif membantu masyarakat memahami persyaratan administrasi yang dibutuhkan, sehingga proses pengurusan menjadi lebih efisien dan mengurangi kemungkinan warga harus kembali karena dokumen yang belum lengkap. Pendampingan langsung ini dinilai efektif dalam menciptakan pelayanan yang lebih praktis sekaligus mengurangi antrean yang tidak perlu.
Selain fokus pada pelayanan administrasi, program ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas. Petugas memberikan pemahaman secara langsung mengenai kepatuhan terhadap aturan jalan raya, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga pentingnya kelengkapan surat kendaraan sebagai bagian dari budaya tertib berlalu lintas.
Pelayanan hingga hari Sabtu juga menjadi perhatian penting dalam program ini. Langkah tersebut dianggap sebagai solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja karena aktivitas pekerjaan maupun urusan lainnya. Dengan adanya layanan tambahan di akhir pekkan, akses terhadap pelayanan publik menjadi lebih terbuka dan fleksibel.
Ahmad Fandoli menegaskan bahwa pelayanan pada akhir pekan merupakan bagian dari komitmen Satlantas untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan dengan mudah tanpa hambatan waktu. Ia menilai pelayanan publik harus mampu menyesuaikan kebutuhan masyarakat, bukan sebaliknya.
Melalui pendekatan yang lebih proaktif ini, Satlantas Polres Kutai Kartanegara berharap persepsi masyarakat terhadap birokrasi kepolisian yang selama ini kerap dianggap kaku dapat berubah menjadi lebih ramah, terbuka, dan mudah dijangkau. Program Polantas Menyapa diharapkan menjadi simbol kehadiran polisi sebagai pelayan masyarakat yang benar-benar hadir untuk membantu, bukan sekadar menjalankan prosedur administratif.
Dengan pelayanan yang cepat, transparan, dan dekat dengan warga, program ini menjadi salah satu upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya dalam bidang pelayanan lalu lintas di Kabupaten Kutai Kartanegara.




