Rabu, Oktober 7, 2026
spot_img
BerandaOLAHRAGARekor Baru Liga Champions: Warren Zaire-Emery Kalahkan Catatan Johan Neeskens

Rekor Baru Liga Champions: Warren Zaire-Emery Kalahkan Catatan Johan Neeskens

sekitarkaltim.com – Warren Zaire-Emery kembali menorehkan catatan bersejarah di panggung sepak bola Eropa setelah membantu Paris Saint-Germain mempertahankan gelar Liga Champions musim 2025/2026. Gelandang muda asal Prancis itu resmi menjadi pemain termuda yang berhasil tampil dan memenangkan dua final Liga Champions sepanjang sejarah kompetisi.

Pencapaian tersebut diraih setelah PSG sukses mengalahkan Arsenal pada partai final yang berlangsung di Puskas Arena, Sabtu (31/5/2026). Meski tidak dimainkan sejak menit awal, Zaire-Emery tetap menjadi bagian penting dalam skuad yang berhasil mengamankan trofi paling bergengsi di level klub Eropa tersebut.

Pada laga final, pemain berusia 20 tahun dua bulan itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-95 atau saat pertandingan memasuki babak tambahan waktu. Kehadirannya di lapangan selama sekitar 25 menit sudah cukup untuk mengukuhkan rekor baru yang sebelumnya bertahan lebih dari lima dekade.

Dengan pencapaian tersebut, Zaire-Emery melampaui rekor yang sebelumnya dipegang legenda Belanda, Johan Neeskens. Saat memenangkan gelar Liga Champions keduanya bersama Ajax Amsterdam pada 1972, Neeskens tercatat berusia 20 tahun delapan bulan. Rekor itu kini resmi berpindah tangan kepada pemain jebolan akademi PSG tersebut.

Keberhasilan ini semakin menegaskan status Zaire-Emery sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Eropa. Sejak menembus tim utama PSG, ia terus menunjukkan perkembangan yang konsisten dan menjadi bagian penting dari generasi baru klub asal Paris tersebut.

Pelatih PSG, Luis Enrique, memberikan apresiasi terhadap sikap profesional sang pemain sepanjang musim. Menurutnya, keputusan untuk tidak menurunkan Zaire-Emery sebagai starter di final bukanlah hal yang mudah. Namun, sang gelandang mampu menerima situasi tersebut dengan sikap positif dan tetap memberikan kontribusi ketika dipercaya tampil.

Luis Enrique menilai Zaire-Emery menunjukkan kedewasaan yang luar biasa untuk pemain seusianya. Ia tetap fokus, menjaga komitmen terhadap tim, dan mampu masuk ke pertandingan dengan pengaruh yang signifikan ketika dibutuhkan.

Gelar Liga Champions kedua yang diraih pada usia sangat muda menjadi bukti kualitas dan mentalitas Zaire-Emery di level tertinggi sepak bola dunia. Jika mampu mempertahankan konsistensinya dalam beberapa tahun ke depan, pemain muda PSG tersebut berpeluang mencatatkan lebih banyak rekor dan prestasi di kompetisi elite Eropa.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments