Rabu, Oktober 7, 2026
spot_img
BerandaDAERAHBantuan Alat dan Mesin Pertanian Disalurkan untuk Petani Marangkayu

Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Disalurkan untuk Petani Marangkayu

sekitarkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada lima Brigade Pangan di Kecamatan Marangkayu. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Pondok Pertemuan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Semangkok, Selasa (2/6/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Camat Marangkayu, para kepala desa se-Kecamatan Marangkayu, pengurus Gapoktan, kelompok tani, hingga kelompok wanita tani.

Bantuan alsintan yang disalurkan merupakan program dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan diperuntukkan bagi lima Brigade Pangan yang telah terbentuk di wilayah Marangkayu. Kelima brigade tersebut meliputi Brigade Pangan Sipatokkong, Brigade Pangan Santan Behuma, Brigade Pangan Bina Karya, Brigade Pangan Bangkit Bersama, serta Brigade Pangan Petani Sukses.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas padi, melalui pemanfaatan teknologi dan peralatan modern yang dapat mempercepat berbagai tahapan budidaya. Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga proses panen, seluruh kegiatan diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien sehingga mampu meningkatkan hasil produksi petani.

Dalam arahannya, Bupati Kukar mengingatkan seluruh penerima bantuan agar alsintan yang telah diberikan dapat dijaga dan dirawat dengan baik. Pemanfaatan peralatan tersebut harus sesuai dengan tujuan program agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh para petani dan kelompok tani penerima.

Selain mendorong peningkatan produksi pertanian, Aulia juga menekankan pentingnya menjaga keberadaan lahan pertanian dari ancaman alih fungsi. Menurutnya, lahan sawah produktif memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah sehingga perlu dilindungi dari perubahan fungsi menjadi kawasan permukiman, perkebunan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengurangi luas lahan pertanian.

Pemerintah daerah menilai keberlanjutan sektor pertanian menjadi salah satu faktor penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi pedesaan. Oleh karena itu, perlindungan lahan pertanian produktif menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memastikan ketersediaan pangan bagi generasi mendatang.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat dan kelompok tani di Desa Semangkok menyambut positif perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian. Mereka berharap dukungan berupa program bantuan dan pendampingan dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Kepala Desa Semangkok juga menyampaikan kebutuhan tambahan mesin panen padi atau combine harvester. Saat ini, jumlah mesin panen yang tersedia dinilai masih terbatas sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan petani ketika musim panen berlangsung secara bersamaan di berbagai lokasi persawahan.

Keberadaan tambahan combine harvester diyakini dapat mempercepat proses panen, mengurangi potensi kehilangan hasil produksi, serta meningkatkan efisiensi kerja petani. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, sektor pertanian di Marangkayu diharapkan semakin berkembang dan menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan di Kutai Kartanegara maupun Kalimantan Timur.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments