Rabu, Oktober 7, 2026
spot_img
BerandaINTERNASIONALDitahan Imbang Ghana, Bellingham Nilai Man of the Match Bukan untuk Dirinya

Ditahan Imbang Ghana, Bellingham Nilai Man of the Match Bukan untuk Dirinya

sekitarkaltim.com – Jude Bellingham menunjukkan sikap rendah hati usai terpilih sebagai Man of the Match dalam laga Inggris kontra Ghana pada pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium, Foxborough, Rabu (24/6) waktu setempat. Meski dinobatkan sebagai pemain terbaik, gelandang Real Madrid tersebut justru menilai penghargaan itu lebih layak diberikan kepada salah satu pemain Ghana yang tampil luar biasa dalam menjaga lini pertahanan timnya.

Sepanjang pertandingan, Inggris memang tampil lebih dominan dengan menguasai jalannya laga dan melepaskan total 19 tembakan. Namun, rapatnya pertahanan Ghana membuat seluruh upaya The Three Lions gagal berbuah gol. Sebaliknya, Ghana hanya mampu menciptakan dua percobaan sepanjang pertandingan, tetapi berhasil mempertahankan skor imbang 0-0 hingga peluit panjang berbunyi.

Bellingham mengakui bahwa dirinya tidak merasa pantas menerima penghargaan individu tersebut. Menurutnya, keberhasilan Ghana meredam berbagai serangan Inggris menjadi alasan kuat mengapa salah satu pemain lawan seharusnya dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Ia menilai disiplin dan kerja keras lini belakang Ghana menjadi faktor utama yang membuat Inggris kesulitan mencetak gol.

Hasil imbang itu juga diwarnai sejumlah peluang emas yang gagal dimanfaatkan Inggris pada menit-menit akhir pertandingan. Kesempatan terbaik datang melalui sundulan bek kiri Nico O’Reilly yang membentur tiang gawang. Bola pantul kemudian mengarah ke kaki kapten tim Harry Kane yang berada dalam posisi ideal di depan gawang.

Namun, penyelesaian akhir striker Bayern Munchen tersebut justru melambung di atas mistar sehingga peluang emas untuk membawa Inggris meraih kemenangan pun sirna. Kane mengakui dirinya gagal mengontrol bola dengan sempurna sebelum melepaskan tembakan.

Kapten Inggris itu menyebut situasi tersebut merupakan bagian dari kehidupan seorang penyerang. Menurutnya, tidak semua peluang dapat dikonversi menjadi gol sehingga ia memilih menerima kegagalan tersebut dan fokus menatap pertandingan berikutnya.

Hasil imbang tanpa gol ini membuat persaingan di Grup L Piala Dunia 2026 semakin terbuka. Inggris masih memiliki peluang besar untuk melaju ke babak 32 besar, namun mereka wajib meraih hasil maksimal pada laga berikutnya agar tidak bergantung pada hasil pertandingan tim lain.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments