sekitarkaltim.com – Persaingan di Grup G Piala Dunia 2026 langsung berlangsung ketat sejak laga pembuka setelah dua pertandingan yang digelar pada 15 Juni 2026 sama-sama berakhir tanpa pemenang. Tim nasional Belgia harus puas berbagi angka dengan Mesir usai bermain imbang 1-1 di Stadion Lumen, Seattle, sementara Iran dan Selandia Baru juga menutup pertandingan dengan skor identik 2-2 di Stadion SoFi, Los Angeles.
Belgia yang datang sebagai salah satu unggulan grup justru mendapat perlawanan sengit dari Mesir. Tim asal Afrika tersebut tampil percaya diri sejak menit awal dan mampu mengejutkan lawannya dengan gol pembuka yang dicetak Emam Ashour pada babak pertama. Gelandang Mesir itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan matang dari Mohamed Salah, membuat Mesir unggul 1-0 dan mempertahankan keunggulan tersebut hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Belgia meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil setelah pelatih memasukkan Romelu Lukaku pada menit ke-66. Kehadiran striker berpengalaman tersebut langsung memberikan dampak besar. Dalam waktu kurang dari setengah menit setelah masuk lapangan, situasi berbahaya yang tercipta di kotak penalti Mesir berujung gol bunuh diri Mohamed Hany saat berusaha menghalau umpan silang Belgia. Gol tersebut membuat kedudukan berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga pertandingan berakhir.
Secara statistik, duel Belgia dan Mesir berlangsung cukup berimbang. Belgia sedikit unggul dalam penguasaan bola dengan 53 persen berbanding 47 persen milik Mesir. Tim Eropa itu juga mencatatkan 15 tembakan, sementara Mesir melepaskan 14 percobaan. Akurasi operan Belgia mencapai 88 persen, lebih baik dibandingkan Mesir yang mencatatkan 82 persen.
Sementara itu, laga Iran melawan Selandia Baru menyajikan drama yang tidak kalah menarik. Selandia Baru dua kali unggul melalui penampilan impresif Elijah Just yang mencetak dua gol. Gol pertama tercipta pada menit ketujuh melalui tendangan voli memanfaatkan umpan kapten tim Chris Wood. Iran kemudian mampu menyamakan skor lewat Ramin Rezaeian pada menit ke-32.
Selandia Baru kembali memimpin pada babak kedua ketika Elijah Just mencetak gol keduanya setelah kembali bekerja sama dengan Chris Wood. Namun Iran menunjukkan mentalitas kuat dengan membalas melalui tandukan Mohammad Mohebi pada menit ke-64 setelah menerima umpan silang akurat dari Rezaeian. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut membuat persaingan di Grup G menjadi salah satu yang paling terbuka pada fase awal turnamen. Keempat tim sama-sama mengoleksi satu poin setelah pertandingan pertama. Selandia Baru sementara berada di puncak klasemen berkat produktivitas gol yang lebih baik, diikuti Iran, Belgia, dan Mesir.
Pada laga berikutnya, Iran dijadwalkan menghadapi Belgia di Los Angeles dalam pertandingan yang berpotensi menentukan arah persaingan menuju babak selanjutnya. Di sisi lain, Selandia Baru akan berhadapan dengan Mesir di Vancouver dalam upaya mengamankan kemenangan perdana mereka di turnamen ini.




