sekitarkaltim.com – Persaingan di Grup H Piala Dunia 2026 langsung berlangsung ketat setelah dua pertandingan pembuka berakhir tanpa pemenang. Spanyol secara mengejutkan gagal menaklukkan debutan Tanjung Verde, sementara Arab Saudi sukses mencuri satu poin saat menghadapi Uruguay dalam laga yang berlangsung di Amerika Serikat.
Pada pertandingan yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Senin (15/6/2026) malam waktu setempat, Spanyol harus puas bermain imbang 0-0 melawan Tanjung Verde. Hasil tersebut menjadi sorotan karena La Furia Roja datang dengan status sebagai salah satu unggulan turnamen sekaligus juara Eropa.
Sepanjang pertandingan, tim asuhan Luis de la Fuente tampil dominan dengan menguasai 74 persen penguasaan bola. Spanyol juga mencatatkan 23 tembakan, delapan di antaranya mengarah ke gawang. Namun, rapatnya pertahanan Tanjung Verde membuat seluruh peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Beberapa kesempatan emas sempat tercipta melalui Ferran Torres yang membentur mistar gawang, serta sundulan Mikel Oyarzabal dan Aymeric Laporte yang berhasil diamankan kiper lawan. Masuknya Lamine Yamal pada babak kedua juga belum mampu memecah kebuntuan karena disiplin permainan Tanjung Verde tetap terjaga hingga akhir laga.
Sosok yang paling menonjol dalam pertandingan tersebut adalah kiper veteran Tanjung Verde, Vozinha. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu tampil gemilang dengan mencatatkan delapan penyelamatan penting yang menjaga gawangnya tetap perawan. Penampilan impresif tersebut mengantarkannya meraih penghargaan pemain terbaik pertandingan.
Selain itu, Tanjung Verde juga mencatatkan statistik unik. Tim asal Afrika tersebut hanya melakukan satu pelanggaran sepanjang pertandingan, yang berujung kartu kuning untuk Sidny Lopes Cabral. Catatan itu disebut menjadi rekor jumlah pelanggaran paling sedikit dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak pencatatan statistik modern dimulai pada 1966. Hasil imbang ini juga membuat Tanjung Verde menjadi tim ketujuh dalam sejarah yang mampu menghindari kekalahan pada laga debut mereka di putaran final Piala Dunia.
Sementara itu, pertandingan lain di Grup H yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, juga berakhir imbang. Arab Saudi dan Uruguay harus berbagi poin setelah bermain 1-1 dalam duel yang berlangsung sengit.
Arab Saudi berhasil memberikan kejutan dengan membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-41. Gol tercipta melalui bek tengah Abdulelah Al-Amri yang memanfaatkan bola liar di depan gawang setelah situasi sepak pojok.
Memasuki babak kedua, Uruguay meningkatkan intensitas serangan dan mendominasi jalannya pertandingan. Tim asuhan Marcelo Bielsa terus menekan pertahanan Arab Saudi untuk mencari gol penyeimbang. Meski menguasai 65 persen penguasaan bola dan melepaskan 27 tembakan dengan 10 yang tepat sasaran, Uruguay kesulitan menembus ketangguhan lini belakang lawan.
Gol yang ditunggu akhirnya hadir pada menit ke-80 melalui Maximiliano Araújo. Pemain Uruguay itu berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Arab Saudi untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Arab Saudi berutang besar kepada kiper Mohammed Al-Owais yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Sejumlah penyelamatan penting yang dilakukannya pada menit-menit akhir berhasil menggagalkan peluang Uruguay untuk membalikkan keadaan.
Dengan dua pertandingan pembuka sama-sama berakhir imbang, seluruh tim di Grup H kini mengoleksi satu poin. Situasi tersebut membuat persaingan menuju babak 16 besar dipastikan berlangsung semakin menarik pada pertandingan berikutnya. Spanyol dijadwalkan menghadapi Arab Saudi, sedangkan Tanjung Verde akan berhadapan dengan Uruguay dalam laga yang berpotensi menentukan peta persaingan grup.




