sekitarkaltim.com – Persaingan di Grup F Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan drama dan pesta gol pada laga perdana yang berlangsung di Amerika Utara. Belanda harus puas berbagi angka dengan Jepang setelah bermain imbang 2-2, sementara Swedia tampil impresif dengan kemenangan telak 5-1 atas Tunisia. Hasil tersebut membuat persaingan menuju babak berikutnya diprediksi berlangsung ketat sejak pertandingan pertama.
Laga Belanda kontra Jepang yang digelar di Stadion AT&T, Dallas, Texas, berlangsung sengit dan penuh tensi. Kedua tim tampil disiplin sepanjang babak pertama sehingga tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum. Namun, pertandingan berubah drastis setelah jeda dengan empat gol tercipta dalam kurun waktu kurang dari 40 menit.
Belanda membuka keunggulan pada menit ke-50 melalui sundulan kapten tim Virgil van Dijk yang memanfaatkan umpan silang Ryan Gravenberch. Keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Jepang mampu merespons enam menit kemudian. Keito Nakamura berhasil menaklukkan penjaga gawang Belanda melalui tembakan mendatar yang mengarah ke sudut bawah gawang.
Tim Oranje kembali memimpin pada menit ke-63 lewat aksi individu Crysencio Summerville. Winger muda tersebut melepaskan tendangan melengkung yang gagal dijangkau kiper Jepang dan mengubah skor menjadi 2-1. Saat kemenangan Belanda sudah terlihat di depan mata, Jepang menunjukkan mentalitas kuat dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-88 melalui Daichi Kamada. Gol tersebut memastikan laga berakhir imbang 2-2.
Secara statistik, Belanda tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 60 persen dibandingkan 40 persen milik Jepang. Tim asuhan Ronald Koeman juga mencatatkan 11 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah tepat ke sasaran. Sementara Jepang menghasilkan delapan tembakan dan tiga tembakan tepat sasaran. Akurasi operan kedua tim nyaris seimbang, yakni 89 persen untuk Belanda dan 88 persen untuk Jepang.
Di pertandingan lainnya yang berlangsung di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, Swedia menunjukkan performa luar biasa saat menghancurkan Tunisia dengan skor 5-1. Kemenangan besar tersebut menjadi salah satu hasil paling mencolok pada pekan pembuka turnamen.
Swedia langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga dan membuka keunggulan pada menit ketujuh melalui Yasin Ayari. Gelandang muda tersebut mencetak gol lewat tendangan jarak jauh yang akurat. Alexander Isak kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-30 setelah memanfaatkan umpan Viktor Gyokeres.
Tunisia sempat memberikan harapan setelah Omar Rekik memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 menjelang turun minum. Namun, Swedia kembali menjauh pada babak kedua. Viktor Gyokeres mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-59 setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan.
Gol keempat Swedia lahir pada menit ke-84 melalui Mattias Svanberg. Pemain pengganti tersebut langsung mencetak gol hanya 18 detik setelah masuk lapangan, menjadikannya salah satu gol tercepat yang dicetak pemain pengganti dalam sejarah Piala Dunia. Menjelang laga berakhir, Yasin Ayari mencetak gol keduanya pada masa injury time untuk menutup kemenangan meyakinkan Swedia dengan skor 5-1.
Hasil ini membawa Swedia memimpin klasemen sementara Grup F dengan tiga poin dan selisih gol superior. Belanda dan Jepang menempati posisi kedua dan ketiga dengan masing-masing satu poin, sedangkan Tunisia harus berada di dasar klasemen tanpa poin setelah menelan kekalahan telak pada laga pembuka mereka.




