Rabu, Oktober 7, 2026
spot_img
BerandaINTERNASIONALMarc Cucurella Ungkap Alasan Pertahankan Rambut Panjang, Demi Putra yang Mengalami Autisme

Marc Cucurella Ungkap Alasan Pertahankan Rambut Panjang, Demi Putra yang Mengalami Autisme

sekitarkaltim.com – Marc Cucurella selama ini dikenal sebagai salah satu pesepak bola dengan penampilan yang paling mudah dikenali. Bek kiri Timnas Spanyol itu selalu tampil dengan rambut keriting panjang yang telah menjadi ciri khasnya di setiap pertandingan. Namun, di balik penampilan ikonik tersebut, tersimpan kisah emosional yang berkaitan erat dengan keluarga, khususnya sang putra yang didiagnosis mengalami autisme.

Pemain berusia 28 tahun itu diketahui sengaja mempertahankan rambut panjangnya bukan semata-mata sebagai bagian dari gaya atau identitas di lapangan. Keputusan tersebut didasari oleh keinginan sederhana agar putra sulungnya, Mateo, dapat lebih mudah mengenali sosok ayahnya.

Mateo diketahui merupakan anak dengan autisme, sebuah kondisi gangguan perkembangan saraf yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi, berinteraksi sosial, serta memahami lingkungan di sekitarnya. Setiap penyandang autisme memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga memerlukan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Dalam beberapa kesempatan, Cucurella pernah menyampaikan bahwa keluarga selalu menjadi prioritas utama dalam hidupnya. Ia memandang kesehatan dan kebahagiaan putranya jauh lebih berharga dibandingkan pencapaian, popularitas, maupun kekayaan yang diperolehnya sebagai pesepak bola profesional.

Bagi Cucurella, mempertahankan rambut panjang merupakan bentuk perhatian sederhana yang memiliki makna besar. Dengan penampilan yang konsisten, ia berharap Mateo dapat lebih mudah mengenali dirinya, sehingga memberikan rasa nyaman ketika mereka bersama. Langkah kecil tersebut kemudian menyentuh banyak penggemar sepak bola setelah kisah di balik rambut panjangnya mulai diketahui publik.

Perjalanan Cucurella sebagai seorang ayah juga menunjukkan bahwa kehidupan seorang atlet profesional tidak selalu dipenuhi cerita tentang kemenangan dan trofi. Di balik padatnya jadwal bersama klub maupun Timnas Spanyol, ia tetap berusaha meluangkan waktu untuk mendampingi keluarga dan menjalankan perannya sebagai orang tua.

Peran keluarga memang menjadi salah satu aspek penting dalam mendampingi anak dengan autisme. Dukungan emosional, kesabaran, perhatian, serta lingkungan yang penuh kasih sayang dapat membantu anak berkembang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Meski setiap perjalanan keluarga berbeda, kehadiran orang tua menjadi bagian yang sangat berarti dalam proses tersebut.

Kisah Cucurella pun menjadi pengingat bahwa para pesepak bola juga menghadapi berbagai tantangan di luar lapangan. Di balik sorotan publik dan gemerlap dunia sepak bola, mereka tetap menjalani kehidupan sebagai ayah, suami, maupun anggota keluarga yang harus menghadapi berbagai ujian layaknya orang lain.

Bagi Cucurella, kesuksesan sejati tampaknya tidak hanya diukur dari jumlah trofi atau prestasi yang diraih sepanjang kariernya. Melihat putranya tumbuh, berkembang, dan tetap dapat merasakan kehadiran sosok ayah di sisinya menjadi pencapaian yang memiliki makna jauh lebih besar dibandingkan apa pun yang berhasil ia menangkan di atas lapangan hijau.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments